Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai Maluku, Setjen Wantannas Selenggarakan Pertemuan dengan Para Tokoh Maluku
15/05/2018
Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai Maluku, Setjen Wantannas Selenggarakan Pertemuan dengan Para Tokoh Maluku

Senin, 14 Mei 2018 Setjen Wantannas menyelenggarakan kegiatan Bakudapa Warga Maluku sekaligus memperingati 201 Tahun perjuangan Pahlawanan Nasional, Pattimura. Kegiatan diselenggarakan di Lt.11 Ruang Kartini, Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Jl. Medan Merdeka Barat 15, Jakarta.

Kepala Biro Persidangan, Sisfo, dan Pengawasan Internal, Brigjen TNI Isaac Marcus sebagai Ketua Pelaksana menyampaikan tujuan kegiatan tersebut yaitu Bakudapa (silaturahim) warga Maluku sekaligus sebagai refleksi peringatan ke-201 Tahun perjuangan Pattimura. Disamping hal tersebut, pertemuan ini merupakan forum untuk mendapatkan saran dan masukan dari tokoh dan masyarakat Maluku mengenai rencana kegiatan Sarasehan Nasional dengan tema “Dari Maluku untuk Indonesia, Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai di Maluku sebagai wujud Implementasi Bela Negara” yang akan diselenggarakan pada tanggal 10-11 Juli 2018.

Selanjutnya, Sesjen Wantannas, Mayjen TNI Doni Monardo hadir memberikan sambutan dan Keynote Speech. Pada awal sambutannya, Mayjen TNI Doni menjelaskan kondisi sosial masyarakat Maluku saat ini di berbagai aspek. Konflik yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu mengakibatkan korban jiwa dengan jumlah yang sangat banyak. Setidaknya terdapat 700.000 warga yang mengungsi, 29.000 rumah terbakar, 7.046 rumah rusak dan rusaknya puluhan rumah ibadah.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Doni menyampaikan pengalamannya saat bertugas menjadi Pangdam XVI/Pattimura dalam meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat serta kemanunggalan TNI dan rakyat. Beberapa program unggalan yang diusung Kodam XVI/Pattimura adalah program emas biru dan emas hijau.

Mayjen TNI Doni melanjutkan bahwa program emas biru adalah budidaya perikanan yang dilatarbelakangi dari potensi sumberdaya kelautan Maluku. Menurut data yang dirilis KKP, Maluku menyumbang 37% stock ikan nasional. Panorama alam bawah laut juga merupakan program emas biru andalan, dimana taman bawah laut di Pulau Moa, Maluku barat daya sangat mempesona dan tidak kalah dengan tempat lainnya.

Sementara itu program emas hijau adalah program dalam upaya mengembalikan kejayaan rempah-rempah Maluku dan tanaman yang mempunyai nilai ekonomis serta langka lainnya. Masih dalam kesempatan yang sama, Mayjen TNI Doni juga memaparkan kegiatan pelatihan sebagai upaya proses perdamaian desa-desa yang pernah terlibat konflik.

Implikasi dari program emas biru dan emas hijau diantaranya daya beli di Kota Ambon meningkat, tingkat kriminalitas menurun, konflik antar negeri berkurang bahkan tidak ada, perkelahian TNI-Polri satu tahun terakhir menurun dan hampir tidak ada, kunjungan wisatawan meningkat, dan pendapatan nelayan dan petani meningkat.

Mayjen Doni juga menyampaikan beberapa data statistik tentang Maluku. Diantaranya Maluku termasuk tiga daerah dengan kerukunan agama tertinggi di Indonesia. Selain itu, Kota Ambon dan Kota Tual termasuk 10 besar kota paling toleran, dan Provinsi Maluku Utara dan Maluku menempati ranking teratas indeks kebahagiaan penduduk di Indonesia.

Perwakilan tokoh maluku yang juga merupakan wakil ketua DPD RI, Letjen TNI Mar. (Purn) DR. Nono Sampono, S.Pi, M.Si dalam sambutannya mengaku sangat gembira dengan diadakannya acara Bakudapa ini. Ia berharap agar dari acara bakudapa ini bisa lebih mempererat hubungan antara para tokoh maluku dan juga menghasilkan suatu pemikiran dan pandangan tentang penyelesaian konflik untuk bangsa dan negara.

Kegiatan tersebut juga disemarakan dengan adanya pameran emas hijau yaitu berupa pameran beberapa tumbuhan dan bibit pohon yang mempunyai nilai ekonomis. Selain itu juga terdapat beberapa produk UMKM yang menampilkan aneka rempah-rempah dan kopi dimana produknya telah di ekspor ke beberapa negara di Eropa.

Setjen Wantannas
Ketua Wantannas
Ir. H. Joko Widodo
Letjen TNI Doni Monardo
Sesjen Wantannas
Letjen TNI Doni Monardo
Statistik Pengunjung

  • Hari ini 35
  • Kemarin 213
  • Minggu 248
  • Bulan 3749
  • Semua 110594
Saat ini ada 215 pengunjung website