Tim Kajida Setjen Wantannas Kunjungi Papua
13/04/2018
Tim Kajida Setjen Wantannas Kunjungi Papua

Setjen Wantannas diwakili oleh Tim Kajida dari Kedeputian Sisnas yang dipimpin langsung oleh Deputi Sistem Nasional Mayjen TNI Aris Martono Haryadi  melakukan kajian daerah ke kabupaten Biak Numfor Papua dan beberapa tempat yang dikunjungi antara lain  Pangkosekhanudnas IV Biak, Danlanud Biak, Kantor Bupati Biak Numfor, Danlanal Biak, Danrem 173/Praja Vira Braja, Dandim 1708/Biak, Kapolres Biak Numfor, dan kantor LAPAN Biak.

Tim yang dipimpin oleh Deputi Sisnas ini melakukan peninjauan secara langsung baik secara fisik melalui peninjauan lapangan, maupun pengumpulan data terhadap kondisi ketahanan nasional disana agar nantinya dapat memberikan informasi atau data-data yang dapat dijadikan kajian, telaahan dan laporan terkait kondisi ketahanan nasional di daerah sasaran.

Seperti diketahui bahwa Biak Numfor adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua, Indonesia. Kabupaten ini merupakan gugusan pulau yang berada di sebelah utara daratan Papua dan berseberangan langsung dengan Samudera Pasifik. Posisi ini menjadikan Kabupaten Biak Numfor sebagai salah satu tempat yang strategis dan penting untuk berhubungan dengan dunia luar terutama negara-negara di kawasan Pasifik, Australia dan Filipina. Letak geografis ini memberikan kenyataan bahwa posisinya sangat strategis untuk membangun kawasan industri, termasuk industri pariwisata.

Pertumbuhan Industri di Kabupaten Biak Numfor dalam beberapa dekade ini agak lamban, bahkan mengalami penurunan. Hal ini dirasakan semenjak tutupnya Hotel Bintang Lima pertama di Papua, yaitu Hotel Marauw, dan terhentinya pabrik pengalengan ikan Biak Mina Jaya. Demikian pula perkembangan investasi dirasakan sangat lambat, kendala yang utama dirasakan investor adalah masalah kepastian hukum atas tanah. Seringkali terjadi gugatan masyarakat adat terhadap tanah mengakibatkan mundurnya minat investor dalam berinvestasi. Adapun Kualitas sarana pendidikan di terutama Akedemi dan Universitas Di Biak dirasakan belum cukup baik dibandingkan daerah lain, mengakibatkan banyaknya siswa yang melanjutkan pendidikan selepas SMU ke luar Biak.

Sementara itu, munculnya Isu terbaru adalah dalam rangka kebutuhan pertahanan dan keamanan pemerintah mempunyai rencana membangun pangkalan militer di Biak, namun ada penolakan dari beberapa elemen masyarakat Biak. Demikian juga informasi tentang  rencana negara Rusia akan membangun tempat peluncuran satelit di Biak dan LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)  akan membangun bandar antariksa di Biak. 

Dari beberapa fakta dan fenomena permasalahan di atas, Setjen Wantannas melakukan Kajian Daerah (Kajida) ke Kabupaten Biak Numfor untuk melakukan pendalaman terhadap permasalahan tersebut serta permasalahan lain yang meliputi bidang-bidang Astagatra, yang perlu dianalisis serta dibuatkan rekomendasi sebagai bahan masukan kepada Ketua Dewan Ketahanan Nasional yakni Presiden RI.

Beberapa tempat yang dikunjungi di Kabupaten Biak yakni ke Pangkosekhanudnas IV Biak, Danlanud Biak, Kantor Bupati Biak Numfor, Danlanal Biak, Danrem 173/Praja Vira Braja,Dandim 1708/Biak, Kapolres Biak Numfor, dan kantor LAPAN Biak.

Tim berkesempatan melakukan peninjauan secara langsung baik secara fisik melalui peninjauan lapangan, maupun pengumpulan data terhadap kondisi ketahanan nasional disana agar nantinya dapat memberikan informasi atau data-data yang dapat dijadikan kajian, telaahan dan laporan terkait kondisi ketahanan nasional di daerah sasaran. Kajian daerah oleh Tim Kajida Setjen Wantannas dilakukan sejak tanggal 9 s/d 12 April 2018. Ketua Tim Kajida didampingi oleh Bandep Lingsos Ali Hamdan Bogra, S.IP, serta Analis Kebijakan Bidang Politik Keamanan Kolonel Tek.  Bonan D.O. Siagian, S.E., M.Si. (Han) .

Setjen Wantannas
Ketua Wantannas
Ir. H. Joko Widodo
Mayjen TNI Doni Monardo
Sesjen Wantannas
Mayjen TNI Doni Monardo
Statistik Pengunjung

  • Hari ini 118
  • Kemarin 104
  • Minggu 1177
  • Bulan 4070
  • Semua 105389
Saat ini ada 113 pengunjung website